Our journey

Daisypath Anniversary tickers

Hello World!!

Lilypie First Birthday tickers
Showing posts with label souvenir. Show all posts
Showing posts with label souvenir. Show all posts

Monday, September 28, 2009

Souvenir??? Lagiii??????

Kepik ohh kepik...kenapa kamu mendekat begitu cepatnyaaa...Daisypath sudah 2 bulan 1 minggu dan 2 hari hari tampaknya, tapi duhh masih banyak yang belum, apalagi terkait souvenir. Huuhhhh...jangankan souvenir, lah wong urusan lain (KUA) yang lebih penting aja belom dikerjain!

Liburan lebaran emang moii bangett...tentunya seperti biasa, terkena FLU BABU! Bedinde tercinta itu mudik kampung, bweehh tentunya dengan meninggalkan tidak sedikit kekacauan di rumah. Alhasil sang calon pengantin harus bergulat dengan pekerjaan bongkar rumah untuk bebersih. Tentunya hal ini berakibat lumayan fatal. Sang calon Pengantin Putri terlupa dimana beliau meletakkan bakal mas kawin yang sudah dikasih oleh sang calon Pangeran! Heiyaahhhh...alamat bongkar rumah lagi nihhh!

Bongkar rumah versi pertama menjelang lebaran memberikan gambaran yang menyeluruh tentang kesiapan souvenir. Secara nyata, souvenir pengajian yang bisa terbilang sudah selesai dan lengkap. Souvenir Siraman (untuk yang mengguyur si calon pengantin pelit inihhh) masih butuh tambahan nihh..rencananya si mama dan papa pengennya taplak cakeph ituu ditambahin sama mukena atau kerudung besar batik. Okehh berarti itu tambahan pekerjaan yang harus diselesaikan dalam minggu ini!

Pertarungan antara Mama Kepiting vs Anak Kambing Perempuan-pun belum usai (cerita detail segera menyusul). Kali ini masalahnya untuk penentuan souvenir Akad. Yups, we still don't know and have our Akad Nikah's souvenir. Heihhh maaammm...ini udah 2 bulan lagiii...Mana udah mulai stress (bridezilla mode ON) karena 800 buah souvenir untuk resepsi akan dibungkus sendiri oleh kita...argghhh!! Tak terbayang dong yaaa....nanti di rumah akan dateng souvenir dan masih dalam bentuk gunungan yang tak jelas gitu..Omigot! Bismillahh..semoga semuanya lancar sajaaa...

Di sisi lain, calon Anak Kambing Laki-laki pun santai ajaahh..Begitu ditanya, souvenir-souvenir untuk urusan mama mertua dah selesai belum, ya jawabannya standar, belum, gak tau mama, belum sempat nih mikir urusan nikahan. Masih ada sibuk-sibuk kerjaan ma halal bihalal. *Sighhhh* Cintaaaaaa....kita mau married ga sih benernyaaa?? (I'm totally freaking out!). Calon Anak Kambing Jantan langsung mengembik panik, waktu diingatkan bahwa waktu kita tinggal 8 weekend sajah! Potong 2 weekend untuk mengantar undangan-undangan, ditambah waktu pingitan..walaupun itu semua masih dalam rencana.

Back to souvenir Akad Nikah, sampai saat ini masih terjadi pertarungan sengit tentang jenis barang apa yang akan kita jadikan souvenir akad nikah. Dooohhhh..pdhal undangan kita ga banyak lhoo cuma 200 orang ajah di rumah. Busyet yaaa tapiii mama masih ingin ini, itu atau anu dan berakhir di bingung.. Kayaknya nih..daftar wajib untuk weekend depan selain nyalon bersama my best friend adalah pergi ke ITC terdekat untuk mencari souvenir-souvenir yang kurang. Lebih dahsyat lagi kayaknya sih tetap harus ke Pasar Jatinegara dan menawan itu..

My ohh my....banyak ajah ya masih tugasnya. Seserahan pun baru selesai 70%. Thanks to Plaza Semanggi Clearance Sale...eh Centro ding but I love the magic of Plaza Semanggi. Woootttt! Dalam 2 jam, banyak hal-hal yang bisa diselesaikan..hihihi...*sedikit senang-senang lah yaa*

Wednesday, August 26, 2009

Souvenir Pengajian & Souvenir Siraman

Kemarin sembari aku dan mas nawar-nawar souvenir untuk acara resepsi, Mama dan mama camer dengan sigap juga keliling pasar Jatinegara. Tujuannya tak lain dan tak bukan adalah survey barang untuk souvenir siraman dan pengajian. Dalam rapat panitia kecil (ceritanya nanti yaeww), sudah diputuskan teknis untuk ini dan itu di setiap acara rangkaian pernikahan aku dan mas. Yang jelas siyyy...si mama-mama itu udah dapet ide tentang souvenir siraman sejak kita semua masih ada di area luar pasar Jatinegara. Di balik tumpukan kaos-kaos bergambarkan Manohara (yyaaiyyy!) dan alm. Mbah Surip (fenomenal sekali yaaa), mereka berhasil menemukan 'emas permata' yang sesuai dengan selera ibu-ibu.. hihihihi.

Mama aku sendiri sudah sangat semangat, bwah..bwahh..doi langsung beli barang-barang itu. Hmm..mau tau barangnyaa?? Taplak! hihihi...taplak bordir dengan bahan serat nanas. Bedanya untuk pengajian, ukurannya sedikit lebih kecil dibandingkan untuk siraman. Ya iya lahh haiiiiii, buat pengajian kan buat banyak-banyak orang, kalo buat siraman kan bwehhhh...hanya buat segelintir orang. Duhh aku kok males bener ya upload foto?? hmm..maafkanlah yaa..kmrn karena memorinya ilang gak tau dimana, ehh sekarang ini gara-gara camdig aku belum dikembaliin sama adekku. Hmmphhhh..inti cerita sih, aku gaptek gitu deh..hihihihi.

Tadinya souvenir pengajian mau sekotak kue sajah (tentunya kueh yang enak dong yahhh), tapi kemudian biasalah ibu-ibu, berubah pikiran, ganti arah, harus ada sesuatu tambahannya. Semula kepikiran sajadah kepala, abis itu ganti lagi ke kerudung, yaelahhh..begitu liat taplak bordir itu..mama dan mama camer langsung sigap mengangguk-anggukkan kepala mereka. Saling berdiskusi dan setujuh untuk menggunakan taplak sebagai souvenir!! Alhamdulillahh..mama dan mama camer sangat kompak! hihihihi..

Setelah episode memborong (langsung 4 lusin dan kemudian sehari setelahnya borong lagi 4 lusin) untuk masing-masing jenis taplak itu, kita berencana untuk pulang, sekali lagi berencana.. Apa daya, dalam perjalanan, kita harus berhenti lagi.. hihihi.. Seperti biasalah, berhentinya gara-gara mama melihat stoples. Yupss..mama juga blom beli stoples untuk tempat air siraman. Biasanya untuk siraman, pihak pengantin putri menyiapkan stoples-stoples untuk tempat sisa air siraman. Eheeemmm..souvenir tuh katanyaaa...ada yang bilang untuk awet muda, ada juga yang bilang bisa untuk enteng jodoh buat yang masih single, yahh sekali lagi sih tergantung kepercayaan masing-masing ya.. Singkat kata, mama pengen beli stoples kecil dan polos supaya bisa beliau hias sendiri. Huhh mama, jago bener deh soal ketrampilan!! Juaranyaaa!!! Akhirnya setelah liat sana-sini cuma ada satu toko yang jual stoples kecil dan polos, dan tawar-menawarpun berjalan alot, hingga di suatu titik, keduanya mengalah. DEAL!!! 2 lusin stoples pun dibungkus (yaahh 2 lusin itu barangnya juga dihabisin ma mama, gak bisa beli lebih banyak lagi doiii).

Next step tentunya mencari pernak-pernik untuk menghias stoples itu..Kain jaring, pita, mote, bunga-bunga dan daun-daunan. Sekarang stoples itu lagi dalam proses perbaikan..hihihi..menjadi yang lebih baik. Hmm..laporan lebih lanjut, nanti deh yaa...pegel, lagian mo ke kantor dulu..hihihi. Lanjut nanti ahhh...

Total kerusakan untuk item-item souvenir adalah:

Souvenir pengajian Rp. 17.500,- (dikalikan 8 lusin yaa masing-masing..hihihi..malesshh niy!)
Souvenir siraman Rp. 25.000,-
Stoples 2 lusin Rp. 75.000,-

Oyahh untuk souvenir pengajian dan siraman, kalo udah masuk departemen store, taplak-taplak itu dengan manisnya berubah harga menjadi 100-300 ribu. Sangat menyebalkan bukan?? Makanya ratu pelit dengan sangat sadar langsung mengajak para mama untuk berburu hal-hal tersebut di atas langsung di pusat keramaiannya pada hari kedua puasa. Yeeeehhh dan sangat sangatt puas untuk harga yang bisa didapatkannya...

Happy Fasting you all........

Monday, August 24, 2009

Our Souvenir is Done!

Minggu kemarin (hari Rabu, 19 Agustus 2009) iseng-iseng dari kantor meluncur ke Pasar Jatinegara, bawa bodyguard 2 orang, cowok-cowok tentunya. Survey, ngubek-ngubek pasar, trus dapetlah 3 tempat yang harganya menurut kita ber-3 itu harga dan barangnya lumayan oke! Yang pertama Toko Idola Baru (pernak-pernik), kedua Toko S & C Collection dan Yang ketiga Toko apa yaa.. *lupa namanya hihi* yang jelas untuk urusan per-kipas-an, finishingnya oke bener. Lokasi toko ke-3 itu bersebrangan dengan si S&C, kios kecil lah, depannya doi ada toko bros dan kalung-kalung. Tanya-tanya harga..dan liat-liat barang yang kita pengenin, tunjuk sana-sini sambil tanya, trus aku mencatat dan si mas memotret via hp-nya. Waktu kita nanya-nanya, rata-rata nih si mbak-mbak-nya sangat agresif membujuk kita untuk langsung DP souvenir yang kita mau, dengan alasan "harganya nanti blom tentu sama lho mbak...bisa naik bisa turun". Dengan PDnya, gw jawab, "asiiikkk...nanti saya DP pas turun aja deh mbak..". hihihihi.... Mbak-nya langsung bengong dan senyum-senyum kecut. *maaf ya mbak..kita kan lagi jadi ratu pelit sedunia wkwkwkwk*

Hari Minggu tanggal 23 Agustus 2009( puasa hari ke-2 nihhh hihihi), kita berdua kembali ke Pasar Jatinegara pagi-pagi (jam 8.30an lah cao dari rumah, sampe sana jam 9 pagi), tentunya dengan amunisi yang lebih canggih, 2 penawar wahid yang kali ini kita bawa, mama aku plus mama camer. FYI, kalo ke pasar jatinegara emang lebih enak kalo masih pagi, pertama parkir masih gampang - sabtu minggu boleh parkir di pinggiran jalan, kalo males masuk dan macet2 gak jelas di dalam, kedua suasana pasarnya juga masih sepi tapi sudah ada pengunjung, ketiga kalo masih rada sepi biasanya mereka itu ngasih harga penglaris..hihi..alias diskonnya lebih banyak! Pssttt...tawar yang mentok ajaaa...

Sampe di pasar, mama langsung aku arahkan ke- 3 toko hasil survey kami itu, hmm..tampaknya mama-mama langsung tertarik ke koleksi barang-barang yang menggunakan batik dari S&C collection (tak promosi lho yaaa...), soalnya jahitannya rapi dan oke. Harganyaa??? yaa lumayan lahh..emang ada beda dari vendor-vendor lainnya, tapi untuk kualitas yang mereka kasih, boleh lah yaawwww. Tawar sana Tawar sini (buka harga awal 2500 dan hiasan pake pita bukan kancing batok), liat sana liat sini, mempersiapkan diri untuk kantong bolong, dan Bismillah...akhirnya kantong kami hanya bolong sebanyak Rp. 1,6 juta saja untuk 800 souvenir (masih berminat tambah nihh takut kurang...). Isinya apaaa??? hehehehe...nti yaa fotonya menyusul. Packingnya sementara ini pake plastik aja dulu, inginnya sih pake mika tapi kok tambahannya malah 2/3 dari harga si souvenir ituhh.. hiksss...pikir-pikir dulu lah yaaa.

Ini dia spesifikasi souvenir kami
  • ukuran persegi panjang
  • motif yang dipakai truntum jogja
  • packing plastik
  • diantar ke rumah
  • pake kancing batok (ehh harganya beda lho kalo pake kancing batok ato pake pita..hihi, tapi alhamdulillah dapetnya samaa)
  • nama kita tidak di sablon di souvenir tersayang itu, tapi dijahit menggunakan pita di sisi pinggir. (hihihi..gak pengen inisial kami berdua dikruwes2 gitu ma orang)
Rencana tambahannya : pita untuk mempercantik si souvenir tersebut

Toko S & C collection (taplak meja, sarung bantal kursi, tas mukena & souvenir pernikahan)
letaknya di tengah-tengah pasar bagian basement, nyempil, blok berapa pun aku lupa..hehehe..

tapi ini ada alamat workshopnya
Jl. Raya Lenteng Agung Gg. Mesjid Rt 004/05 No. 32, Jakarta Selatan, 12610
Telp (021) 33017748 (R)
HP : 081288602747/ 94070706

happy hunting souvenir girlss..

PS: Hunting pas bulan puasa oke juga loh yaa, soalnya rata-rata sepi pelanggan nihhh, jadi sapa tau bisa dapet diskon tambahan, karena itungannya penglaris hihihi.

Monday, July 27, 2009

Pameran & Kopdar

Kedatangan aku ke tanah air disambut heboh dengan Pameran Wedding di JHCC. Au au..ya pastinya aku segera ngajak si Mas untuk cabcus ke sana. Liat-liat sebentar, Yayyy... tak sengaja disana bertemu dengan teman chit chat via messenger, Jeng Nita. Aih-aihh si Jeng ini bener-bener mungil tapi cantik... 'tak heran si calon suaminya enggan melepaskannya untuk menikah dengan orang lain..hihihi. Tapi tak sempat ketemuan lama, cuma cipika cipiki dan chit chat sebentar. Pasalnya, si mas aku itu lagi nyari satu set perabotan untuk kamar (lemari & tempat tidur), Jeng Nita syibuk juga mencari perlengkapan bobo untuk kamarnya.

Sebenarnya datang ke Pameran Furniture itu hanya iseng-iseng aja..eh malah dapet barang buat kamar di Pondok Mertua Indah alias PMI hehehe.. Untuk Pameran Wedding sendiri, alasan dateng kesitu adalah untuk mencari tempat honeymoon dan ide untuk undangan serta souvenir. Gak ada lagi alasan untuk cari vendor baru...wewww...ga mau mengulangi harus liat sana-sini dan membandingkan antara kualitas dan harga. Tempat tujuan honeymoon seperti biasa standard aja, pengen ke Bali, terutama Ubud. Kita berdua tipe orang yang lebih suka stay di kamar..wkwkwk. Suka ke kota, tapi lebih suka belanja ke tempat yang gak terlalu ramai. Inceran kita berdua untuk saat ini adalah The Royal Pita Maha dan Furama Villas. Yang lainnya gak ahh..hehehe..larang (mahal!). Ehh udah liat-liat 2 tempat itu, kita blom mau DP, malesshh ahh DP sekarang, nanti saja.. (gak jelas kan??wkwkwk).

Ide undangan dan souvenir semakin tidak jelas bayangannya. Liat undangan bolak-balik tetap aja merasa gak ada yang cocok. Hihihi..simple, harganya mahil dan aku males pulak harus merancang dan menentukan. Nanti aja kalo dah ada desain baru deh aku utak-utik sana-sini. Souvenir juga sama, tidak menemukan titik terang, souvenir apa yang aku pengenin. Tampaknya malah harus segera terjun ke Pasar Jatinegara untuk survey barang..haha..sapa tau malah ada yang nyantol di hati. Kemarin sempat survey souvenir juga di Jogja untuk Kipas Batik dan pembatas buku kulit. Harganya lumayan masuk akal lah..tapi tetap ajaa..aku harus survey dulu ke Pasar Jatinegara. Ayoo Nde, niatinn!

oyahh untuk undangan, akhirnya aku pesan di tempat temanku sajah. Desain baru dan plat adalah hadiah dari dia, jadii aku cuma bayar kertas dan tukangnya dia.. Terima kasih Om..jasamu takkan 'ku lupakan. hihihi..